Malam ini rambutku keriting
yang aku tahu tadi pagi masih lurus
apakah ini pertanda ada gumpalan awan gelap
semoga saja tidak menimbulkan petir
...
aku suka minum kopi dekat jendela
tapi akhir akhir ini kopiku pahit
apakah aku harus duduk didepan cermin dan kututup jendelaku
lalu mengambil sedikit gula tuk mengubah rasanya.
Entahlah...
[bvb]
*****
Hidup itu sebuah labirin yang sarat dengan teka-teki, misteri, dimana anugrah dan cinta NYA melimpah ruah tak berkesudahan.
Seperti seorang pejalan..menempuh lika-liku, setiap kelokan, tanjakan, turunan adalah cerita tersendiri, ...Lalu begitu saja ku mengalir bersamanya, dalam buainya, arusnya, gelombangnya.
Kerap kuterdampar di tepian, dimana setiap tepian adalah pantai dari daratan sebuah negeri..yang harus kulewati demi mencari dan terus mencari sampai kudapatkan.
Bagai tersihir oleh sensasi yang gegap gempita, setiap kali berhasil kumaknai satu dan lainnya, kemudian aku menjadikanku sebagai pecandu, pecandu makna dan esensi dari setiap nafas yang berhasil kusentuh.
Kadang terasik masyuk dengan petualangan yang tersaji, sementara waktu yang tersedia mengharuskanku beranjak pergi meniti lain negeri, maka yang kurasa adalah hempasan badai yang meluluh lantakkan sendi.
Aku, menyambut suka cita ini, dan tumbuh menjadi apa yang seharusnya ku mau dalam setiap episode hidup yang kualami.
[arrayanov Novie]
*******
Cinta..
kau hujam panah tepat di jantungku
kau tebar berjuta jarum halus di pembuluh nadiku
aku kehilangan raga
setiap nafasku makin menyesakkan
setiap gerak-ku makin membias
setiap aroma menjalari darahku dengan bisa
Kini ku luluh
setiap hembus nafas bagai selembar nyawaku tercerabut
lumpuh..tak kuasa menahan gelombangmu
menenggelamkanku dalam gelora
yang membiusku, mematahkanku, membelengguku...
aku luruh
aku lumpuh
Bawa aku
selimutiku dengan tubuhmu
genggam aku dalam dekapmu
tak kuasa ku beranjak
bawa aku...
Bila raga harus kutinggalkan
biar nyawaku bersanding dalam jiwamu
biar kuhirup nafasmu
sebagai pengganti hidupku
Cinta,
ku tak pernah mencarimu
kau datang menikamku
kala inginku
melayang, mengembara..
entah dimana
[arrayanov Novie]
*****
Teka teki bulan yang menghias malam
mencumbui isi kepalaku
menceritakan jalan setapak yang penuh paku berhamburan
kutahu salah satu mataku agak rabun tuk memandang bulan
Sedangkan bintang saling berbisik satu sama lainya
bahwa cinta lebih dekat dari daun telinga
tapi kenapa anjing gereja masih menyalaku dalam pencarian
apakah aku harus mengajak mereka berdiskusi atau aku harus tetap jalan tanpa lirik kiri kananku
Sudah waktunya gelisahku larut bersama sungai yang basah mengalir
dan segera kupunguti semangat yang disapa bulan
semoga ribuan pertanyaanku tentang sebuah cinta dapat meluruskan rambutku yang sudah ikal
agar lelahku berubah menjadi segar kembali
[bvb]
******
Tidak ada komentar:
Posting Komentar