Kamis, 20 Januari 2011

Kupu-kupu Malam,Lelaki dan Sufi [50k]

Hidung belang berteriak lantang

merayu terkadang merengek penuh sendu

dibawah purnama kepada sikupu-kupu

tawarkan sedikit madu lampiaskan hasrat yang menggebu


*******


Lelaki muda didalam ruang sedikit gelap

terisak tangisnya menengadah tanganya

merayu kepada langit sedikit teriak haru

sodorkan pintanya sedikit memaksa


*****

Sang sufi memainkan serulingnya

kakinya berdarah tubuhnya penuh luka

disamping kanan dan kirinya banyak pemangsa

namun serulingnya masih terdengar merdu berirama


******

Kupu-kupu malam tersenyum genit

terkadang bermunajad kepada semesta

sekedar meminta sedikit rizki tuk makan esok hari

melambaikan tangan tuk sebuah masa depan yang bergelayut kelam

******

Hitam bergelayut putih

hujan meninggalkan pelangi disore hari

dan kosong menjadi isi bila berbentuk wadah

air menggeliat menembis celah-celah sempit

lalu larut dan menghilang

dilaut dia diketemukan

laksana air yang bening menjadi panas

bercampur dengan kopi hitam dengan gula

lalau nikmat tersentuh lidah

******

[pinggir trotoar by bvb]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar