Kamis, 27 Januari 2011

Psikopat

Diam, terkadang teriak
melamun lalu mengumpat
tatapan terbang kebulan
kepalanya banyak yang menari

Berkelakar kepada sunyi
hanya gelisah yang mengutarakan sapa kepada waktu
nirwana tidak bergeming dengan iming-iming sedihnya
awan hitam senang bergelayut manja dibenaknya

Psikopat !!!

Mendekap erat membalut dadamu
bisikan kecewa lemparkan dendam kepada muram

Marah
caci maki
dan benci
adalah sebuah selera yang meneteskan liur dimulutmu

Puass !!!

Malam protes kepada pagi
pagi melemparkan gelisah pada mentari
berganti wajah dan tinggalkan amarah kepada berjuta wajah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar