membentang dan menantang
ajaku terbang menyusuri petang
melepas kisah dengan telanjang
sembilu mengiris kholbu
malam-malam penuh bisu
jalan setapak mengajak ragu
kerdipkan mata dan merayu rindu
Terlanjurku cinta kepada kekasih
arungi pantai penuh buih
menawar cerita lemparkan lirih
kekasihku datang, lemparkan derita yang menyajikan hidangan pedih
Pulang
petang
datang
telanjang
lalu menghilang
Ini cuma sekedar puisi saja
tiada kata kalo tak ada aksara
tida dusta bila tak ada yang merasa-rasa
tiada neraka bila surga tiada
ada dan tiada adalah fana
itu saja
bjb 28januari 2011
by boil
Tidak ada komentar:
Posting Komentar