Aku kuat bersama cahaya
aku terang karena gelap
putihku nampak cemerlang dengan abu-abu dan hitam
begitu juga air terasa segar diteriknya mentari
Dulu ingin kurobek saja semua kenanganku
dan kubakar, lalu abunya kularutkan kedalam sungai
Tangga yang kulalui lapuk saat itu
namun beruntunglah badanku ringan rasanya
sehingga aku dapat perlahan menyusurinya
bersama bayang kekasihku tersayang
Dia mungkin menungguku disebuah beranda
dengan pakaian serba putih dan rambut yang tergerai
Tunggulah aku sayangku
cahaya purnama belum tertutup awan
aku akan segera menemuimu disepertiganya
lalu kita berpesta tanpa air mata
*****
Aku teringat sewaktu kamu menjanjikanku sebuah tempat
dimana banyak sungai yang mengalir
diatas ranjang-ranjang yang empuk kusandarkan tubuhku
lalu para bidadari cantik melayaniku bertelanjang dada
Oh tidak tidak
aku hanya mencintaimu
tanpa mengharap semua janjimu
sebab cinta itu mengerti
dan kutahu bahwa kau adalah cinta itu sendiri
Banyak yang mengatakan bahwa sayangku berada dimekah
ada pula yang mengatakan dipalestina
tapi yang aku tak mendengarkan mereka duhay sayangku
aku hanya tahu bahwa kau ada dihatiku peling dalam
Tunggulah aku
kita akan segera bercinta
melepas semua pakaian
dan kitapun bercinta
karena kau adalah cinta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar