Pelacur istana suka berdandan laksana dewi sinta
tawarkan dirinya kepada tuan-tuan terpidana
senyumanya genit lirikanya binal menggoda hati
merayu sana-merayu sini tuk disetubuhi
Pakaianmu teramat sexy
hasil keringat siabang becak dan penarik gerobak dan lain sebagainya
wajah manis dan rupawan
kesalon,ohhh sudah pasti
Pediciur,rebonding,nungging hmmm sok pasti juga deh
duduk diatas kursi lalu berdiskusi
kemaluanmu telah membusuk
kebanyak disogok sana-sini
Bibirmu teramat sensual
diatas sebuah mimbar berkabar
menyuguhkan kabar-kabar terhukum yang aktual
mucikarimu tak mau tahu apa yang sedang kau umbar
Hidungku teramat sulit tuk menghirup udara
bau busuk ada dimana-mana
menyusup dan mengendap-endap menyerang dompetku dan dompetmu
menyuguhkan aroma tabu yang sungguh pilu
Buta mata tuli telinga
sikancil pelanggan setia dipersidangan
tebarkan senyum yang berwibawa
segerombolan pelacur penuh tawa
Hahahahaha…..
yeahh….begitulah realita yang ada….
Tidak ada komentar:
Posting Komentar