Selasa, 18 Januari 2011

Rokok,Kopi Dan Matematika [50k]

”Pagi selimut…”

”Pagi kopi…”

”Pagi rokok…”

Aku mau mandi lalu berkata-kata…

Kubuka jendela.

Pelajaran matematika menyapaku tentang perkalian dan penambahan.

Pengemis tua yang cacat kakinya menyapaku.

Mengajaku belajar pengurangan.

Pengamen kecil diperempatan membisikanku tentang pembagian tanpa persentase.

Kemaren pembaca kitab menceritakan kepada kami tentang bagi dan kurang.

Tapi telingaku disapa mulutku yang mengatuk karena kipas angin diruangan.

”Oh ya,masih sedikit yang kuingat.

Katanya kalau mau punya deposit bunga yang melimpah.

Harus senantiasa mempraktekan pembagian dan pengurangan secara damai.

”Deposit ?!

”Suku bunga ?!

”Ahhh…”

”Masa pengurangan dan pembagian bersama damai harus menghasilkan deposit yang berbunga-bunga…?!

”Macam mananam benih didalam rahim wanita saja…”

”Yasudahlah…”

Kuseduh kopiku saja dan kusulut nikotin berselera ini,dunia memang penuh matematika,hmmmm….

*******

pinggir trotoar dikala hujan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar