Selasa, 25 Januari 2011

Lelah [50k]


Kedua mataku telah menjadi buta

tak mampu lagiku menatap sang purnama yang menyapa manja

bungakupun telah layu dikebunya

saat mega mengajak surya menelanjangi hariku

Aku menunggunya dipadang yang hijau,namun dia telah berada didalam sangkar bersama sang pangeran dari negeri seberang. Sekilas aku masih mengingat senyumnya yang khas menyerupai anggur merah,membuatku kepayang dalam pelukan malam.

”ohh tidak tidak.. ”

Satu persatu rambutku mulai rontok dibuatnya,kulit kepalakupun mulai kering karena pijakanya terlalu keras dikepalaku saat dia menari.Ingin rasanya segera kutangkap dirimu lalu kubunuh dan kubuang kejurang biar dimakan binatang liar.

”aku sudah teramat lelah,ingin sekali kusandarkan tubuhku diatas pembaringan dengan segera,lalu terlelap hingga sebuah cahaya datang menyapaku dan mengajaku pergi kesebuah dermaga.

Namun masih banyak segudang pekerjaan rumah yang belum terselesaikan olehku.Membersihkan kamar mandi,mencuci piring,membersihkan langit-langit dari sarang laba-laba dan membuka jendela-jendela yang kusam kacanya.

”hrrrggggggggg…

”Aku ingin segera pergi,menemuimu lalu kita segera pergi dari kebisuan ini.

Tak kembali lagi bersama mimpi-mimpi yang tak terpunguti,melewati padang hijau yang segera menjadi gersang.Dan kitapun menutup mata dan membunuh semua realita.

******

Tidak ada komentar:

Posting Komentar