Biarkan aku mencumbui perih dengan harunya tawa
meracik derita dengan percakapan sunyi
bulan sabit disapu awan
setetes anggur membuat rindu semakin menawan
Dia...
telaga warna tak sanggup mengalahkan indahnya
begitu juga dengan para bidadari surga
tak mampu sedikitpun menyentuh indahnya
Keretaku masih distasiun satu
masih jauh perjalanan yang kutempuh
bocah bocah petaka dan pengemis cacat adalah sahabat
teman bercengkrama diatas kereta menuju stasiun tawa
Haru...
Tiada mendung bila tiada partikel partikel air yang dipunguti oleh sang angin bersama mentari
menutupi cahaya dan menurunkan partikel partikel yang mengandung malaikat kehidupan
menyikapi hujan dengan seruling bambu
memainkan instuisi lewat tembang pelipur sunyi
Air mata telah bercampur hujan
tiada nampak oleh tatap mata yang melesat kepadaku
hanya derai hujan bersama suara nada lagu rindu
dan menari sambil bernyanyi tak mengenal apa itu sayatan hati
Tralalala tralalala tralalala...
Tiada duka bila tak dirasa
hanya benang merah yang nampak kusut harus segera diurai
menderai bersama hujan yang berderai
menyatu dan larut menuju sungai menyusuri liku liku kedasar samudra
Keluh kesah...
hanya sebuah kelemahan bagi yang kalah
dan tertawa
adalah ungkapan ketegaran seorang pemenang
*****************
PS : Janganlah terlalu sering mengeluh,karena itu akan semakin membuat diri kita kan semakin terpuruk,biarkanlah semuanya berlalu dalam setiap langkah dan usaha kita.Karena mengeluh tak bisa menyelesaikan masalah,berusahalah dan terimalah hasilnya berupa apapun itu.Karena lewat bersyukur semua terasa menjadi indah.
salam
boil
Tidak ada komentar:
Posting Komentar