Kau adalah seorang kekasih
yang sepi dalam kebisingan
wajahmu pucat pasi
disayat pilu cerita amarah pemeluk dosa
Kau adalah kekasih malam yang gelap
serta pagi yang perawan
siang yang menawan mentari
dan sore yang menebar wangi
Kumbang kumbang jantan berebut sarimu
harapkan setitik air tuk sekedar menyiram jiwa yang kering
kupu kupu mengitari kelopakmu
nikmati wangimu tuk hati yang tersayat sembilu
Cakrawala senjapun berbisik mesra padamu
hai kekasih yang biru,tersenyumlah dan tetaplah tersenyum...
Aku tahu kakimu terluka
ketika kaulewati semak berduri
dadamupun mungkin terasa sesak
ketika asap tebal mencoba menyelimutimu
Hay kekasih yang terkasihi
perahu yang berlayar pasti akan bersandar didermaga
walau begitu banyak badai yang menghantamnya
dan air sungaipun akan menuju samudera
Jangan kau rindukan ajalmu
sebab burung gagak belum mendapatkan tugasnya
nikmati sajalah dan jadilah air
mengalir meresap dicelah tersempit dan terus mengalir
Percayalah hay kekasih
para bidadari terus tersipu mesra padamu
begitu juga dengan Jibril dihatimu
terus memelukmu hingga ujung waktumu...
Karena kau adalah kekasih
teruntuk jiwa jiwa yang kering
teruntuk mimpi mimpi yang kau sanding
dan teruntuku dia dan mereka semua...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar