Senin, 24 Januari 2011

Tentangmu [50k]

Mengenal lautmu, sama sajaku mengenal keluasanmu yang tanpa batas.Dalam dan terhampar luas,berjuta misteri dan segala kekayaan dan keutamaan begitu mendebarkan isi dada.Mengalir dan dialiri dari berjuta mata air yang mengalir dari ketinggian.Gulungan-gulungan ombakmu terkadang memberikanku sebuah jawaban tentang diri,begitu juga dengan terpaan ombak yang menghantam karang itu, membuat diriku semakin merasakan sebuah kekuatan tentang pelayaranku disamudra tanpa batas.

Memandang langit yang mempunyai sisi yang berbeda, antara siang dan malam yang sama-sama memiliki keindahan. Lewat birunya langit disiang hari, aku dapat memandang gumpalan awan putih disapa sang surya, bersama burung-burung yang berterbangan dicakrawala.Pelangi disore hari datangnya setelah hujan deras, dan itupun bagian yang kecil dari keistimewaan siang yang dihidangkan oleh sang langit. Gugusan bintang dimalam hari mengajarkanku tentang indahnya gelap yang berhias cahaya, rembulan yang tersipu malu nampak sayu membuatku semakin rindu denganmu. Dan langit malam mengajaku tuk mencoba menemuimu disudut yang paling sepi, lalu kita berdiskusi tentang sebuah cinta yang mengasihi.

Aku teringat dengan pujanggamu yang bernama rumi, dia banyak berbicara tentang kekasihnya yang membuatnya menuju fana. Aku yakin kekasih rumi juga kekasihku, begitu juga dengan Hallaj yang takdirnya sampai ketiang gantungan gara-gara bersetubuh denganmu.

Suasana hari dari laut kedarat sama mesranya, burung dan ikanpun saling memadu kasih lewat cintamu. Dan aku hanya bisa menyaksikan mereka lewat kedua matamu pada diriku. Terkadang aku menatap wajah cantikmu dikala senja dibibir pantai, tapi aku tak dapat mengabadikan parasmu, sebab kecantikanmu telah terpatri dimanapun mataku memandang.

Kau adalah sebuah keindahan, namun kau bisa berubah menjadi sesuatu yang menakutkan tikus-tikus liar dan anjing-anjing jalang. Para manusia yang takberkemaluan mengabaikanmu didalam berangkasnya yang berbau sperma. Tapi kau masih saja menggenggam cintanya walau terkadang kau tunjukan kekasaranmu kepada laut, tanah dan gunung.

Kepada laut aku merenung, kepada langit kuceritakan segala keindahanmu.Aku ingin cintamu,melepas kasih bersama segala kisah perjalanan nafas ditubuhku.
Tentangmu takan pernah tergantikan, dan Kau selalu dihatiku yang nomer satu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar