Hay malam
biarkan aku meresapimu
bersama udara lewat nafasku
bercengkrama dalam diamku
Gelap gelap gelap
menjadi terang karena cahaya
bersenandung karena rindu
diam tak berarti berdiam
Kepasrahan dan hening
mengalir bersama detak jantung
pasrah dan menyandarkan harap
menidurkan otak tuk jiwa yang terlelap
Membangunkan jiwa yang terlama tidur
menyingkirkan mimpi panjang
mengatur nafas dalam diam
dan bersenandung bersama irama alam
Udara menemani persetubuhan
satu dua dan tiga
menahan nafsu dan larutkan gelisah
membuangnya lewat celah celah angin yang menerobos kehidungku
Hay malam
ketujuh titik syarafku pasrah menatapmu
fikirkupun kutitipkan kepada udara
demi raga yang menghilangkan hina
Air gemericik menambah syahdu
angin berhembus menyentuh kholbu
tenang dan tenang
lalu diam dalam damaiNya
Hanya kepasrahan
tak ada berontak
maupun pemaksaan
dan biarkanlah aku larutkan
segala gelisah yang membaur bersama emosi jiwa
Duduk dalam diam
tanpa khayal maupun ragu
pasrah bukan menyerah
berserah adalah pasrah
Tiada gelisah
tiada bersusah
tiada takut musnah
karena yang ada adalah tiada
***************
Tenangkanlah dirimu,lewat meditasi,yoga maupun pranayana [seni pernafasan]
Niscaya dirimu kan menjadi sosok yang tenang dalam menjalani kehidupan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar