Tuhan
aku tidak begitu tahu tentang kepalsuan disekitarku
yang aku mengerti hanyalah kebimbangan hatiku yang hampir membusuk
Tuhan
isi kepalaku banyak ketabuan
dan wanita-wanita cantik masih terus menari
jadi aku tidak sempat memandan sekitarku yang memalsu
Kenapa indahnya kerlip bintang hanya nampak digelapnya malam
dan kenapa warna hitam hanya nampak diatas putih
sungguh aku tidak begitu mengerti semua itu Tuhan
Tuhan
aku hanya ingin melihat buruknya rupaku didepan cermin
sambil kunikmati secangkir kopi kurang gula
lalu kumaki wajahku
kemudian mentertawakanya terbahak-bahak
Semoga aku tidak larut oleh kebodohan rasaku
liarnya mataku menelanjangi tetangga
sungguh semoga itu tidak terjadi padaku
sebab diriku masih lebih busuk dari buah yang telah busuk
Tuhan
aku tak peduli siapa namamu
dan aku tak mau peduli dengan pakaianku
tapi aku harus berfikir tentang cintamu padaku
Tuhan
semoga kedua mataku tak kau butakan
sebelum waktu berakhir ditaman ragaku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar