Aku bersaksi dalam kebisuan dan topeng kebaikanku,bahwa tiada tuhan selain uang,dan kekuasaan adalah segalanya bagiku.
Seorang lelaki dengan wajah culun dan dadanan parlente sedang berjalan menuju kearah roda empatnya yang bertengger logo macan hitam melompat.Dengan senyum yang berwibawa ia duduk dibelakang supir dan melambaikan tangan kepada segerombolan pencari berita.
Matahari nampak geram dengan sinarnya disiang bolong,segerombolan awan putih tak mau menutupi sinarnya siang itu.Terdengar suara azan dari sebuah masjid megah dikawasan perkantoran sebuah kota metropolis.Lelaki muda yang bersenyum wibawa tadi menyuruh sang supir tuk berhenti dan memasuki halaman masjid tersebut.
''Assalamualaikum pak ustad,lirih dan sopan ia menyapa sang ustad yang baru juga tiba dimesjid tersebut.
''Waalaikum sallam bapak pejabat,dengan mengulurkan tangan pak ustad mencoba menyalaminya dengan sopan pula.
Dan waktu sholatpun tiba,lelaki dan ustad itupun segera mendirikanya.Seusai mendirikan shalatnya,mereka melanjutkan sebuah pembicaraan yang nampak serius.Lelaki itu nampak mengeluarkan selembar amplop yang berisi uang tunai dan diserahkanya kepada sang ustad.
''Terimalah ini ustad Hafid,ini adalah uang pribadi saya tuk perawatan majid kita ini.Sambil tersenyum ramah kepada ustad Hafid,lelaki itupun mempersilakan ustad Hafid tuk membukanya.
''Terimakasih bapak pejabat yang terhormat telah membantu tuk perawatan majid kita ini,semoga amal ibadah bapak diterima oleh yang Maha pengasih dan penyayang,amin...,pak ustadpun menyalaminya dan tersenyum bangga.
''Namun disekitar mereka nampak lima orang membawa kamera sedang mengabadikan tingkah laku mereka berdua.Dan wajah lelaki itupun semakin berhias pemandangan yang penuh warna tiada terhitung lagi berapa warna yang menghiasi raut mukanya.
''Baiklah ustad Hafid,saya mohon permisi karena ada sebuah urusan yang sangat penting,merekapun bersalaman disaksikan lima orang pembawa kamera.
Tak berapa lama lelaki itu pergi,terdengar suara panggilan didalam saku celananya,terdengar sebuah pembicaraan yang serius diantara mereka berdua.Dan tak berapa lama diperintahkanya sang sopir tuk menuju kesebuah hotel.
''Wajah yang penuh warna itupun penuh semangat melangkah menyusuri ruang hotel berbintang lima tersebuat,dan disebuah lobi langkahnya berhenti.Terlihat dua orang lelaki dan satu wanita cantik sedang menunggunya.
''Selamat siang bapak ibu,sapa renyah serenyah keripikpun menghiasi raut muka sipejabat tercinta.
''Selamat siang mister pejabat,silahkan duduk dan mari kita bicarakan planing kita yang tadi.Seorang lelaki bermata sipit mempersilakanya duduk bersama.
''Begini bapak pejabat kita,kami hanya ingin sebuah kebijakan dari anda tuk sebuah proyek kami yang berada disebuah pemukiman disebelah sana.Rencananya kami ingin mendirikan sebuah apartemen mewah,namun kami sedikit kesulitan oleh masyarakat disana,karena begitu banyak pemukiman milik mereka.
''Apakah anda bisa membantu masalah kami bapak pejabat yang kami hormati ?!
Sang lelaki pejabat tersebutpun diam sejenak,sambil matanya tak berkedip menelusuri tubuh wanita cantik disamping tuan bermata sipit yang mengajaknya berbicara tadi.
''Oh perkenalkan dia namanya Cindy,dia bekerja mendampingi kami disaat membutuhkan sebuah hiburan.Silahkan kalian saling mengakrapkan diri.
Tak berapa lama lelaki itu tersenum dan duduk disamping wanita cantik memakai mini skirt tersebut.Lelaki bermata sipit tersebut mencoba mengeluarkan selembar ketas berisi nominal yang menggiurkan.
''Kalau bapak bersedia mengambil kebijakan untuk kami,silahkan terima cek yang telah bertanda tangan dari saya ini,beserta Cindy disamping bapak.''Atau anda ingin liburan tuk menghilangkan sedikit kepenatan ?
Lelaki itupun tersipu dan wajahnya sontak nampak begitu puas.
''Baiklah,saya akan memberikan sebuah kebijakan lewat tanda tangan saya.Dan tunggu dalam satu minggu pemukiman tersebut akan segera rata dengan tanah,tim dilapangan yang akan menanganinya.
Merekapun bersalaman,tanda sebuah kesepakatan sebuah kebijakan.Dan sang pengusaha memberikan selembar cek tersebut kepadanya bersama sebuah kunci kamar hotel.Lalau sang pengusaha undur diri bersama rekanya.Lelaki terhormat tersebut segera menuju kekamar hotel bersama Cindy.
*************** sekian****************
Tidak ada komentar:
Posting Komentar