Senin, 03 Januari 2011

Sumbang [januari 50k]

Sepertinya aku mulai jenuh dengan sekitarku,tepatnya apa yang ada didalam benaku yang selalu ini itu tanpa ada sedikit kecerahan yang baru.Ahhh...kenapa aku jadi menggerutu tanpa sebab kuputar waktu yang telah berlalu,ingin rasanya kuberdiri menatap ombak laut yang begitu garangnya menyapa tubuhku.

''Bulsitttttt....!!!!

Suara-suara sumbang itu mengajaku membenturkan amarahku kepada dinding ruangan kamarku.Rasanya menghunus dan mencabik-cabik seluruh hatiku,teramat perih dan terasa pecah gendang telingaku.Suara-suara itu menikamku dari belakang,tapi kenapa mereka tak mau berhadapan dan mengajaku bertengkar dalam tatap mata ?!

''Pengecut...!!!

Yeah mereka hanya sekelompok pengecut yang mencoba menghasut lidah mereka kesana kemari,demi perut atau demi takut yang senantiasa membuat nyali mereka tuk mengkerut.Sama sekali tak perkasa,bila lidah hanya tuk memaksa amarah tuk berdansa ria dibalik dinding yang kusam.Tak jantan dan sama sekali tak menawan.

''Hmmm...

Berkata-kata
berkata-kata
dan berkata-kata
tanpa menunjukan muka yang merah merona
sembunyi dibalik tawa
dan menari diatas derita
tercela
mungkin itulah predikat dari sosok subjektif kebejatan
sama sekali tak jantan...

''Tapi,ya sudahlah...

Biarlah angin berhembus dengan sendirinya
dan sang waktu mungkin punya rencana
demi jiwa-jiwa yang terluka dari segala dusta yang membaur segala aniaya
lapangkan dada dan ikuti arus sungai yang mengalir

''Yeah...mengalir sajalah

Tak perlu banyak rima
akan kuseduh lagi secangkir kopi tuk sore ini
agar otaku tak terasa keram dihasut lidah tak bertulang
dan kuhisap rokokku hingga kumelupakan jemu

*****
bjb 03012011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar