membuat gelsahku semakin terbantai
air mata tiada lagi berderai
hanya tawa ketika memandang tubuh semampai lemah gemulai
Pasir putih
tubuh memutih
tiada berdaya ketika jiwa tak menyetubuhinya
satu kali dua puluh empat jam berbau busuk
tiada indahnya tanpa peduli cara berbagi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar