Sabtu, 01 Januari 2011

Kabut [januari 50k]

Udara pagi menyapa dinding-dinding pekat kamarku,ketika kedua jendela rumahku belum juga kubuka.Tangan masih terasa kaku oleh segenap asa yang kemaren malam begitu beratnya tuk kugapai.

Kedua matakupun kucoba tuk membuka dan menengok seisi ruangan benakku.Tubuhku yang tersa lemah mencoba tuk bangkit dan melangkahkan kaki walau langkahku terseok-seok menyusuri pintu ruangan pengap.Tangan kananku berhasil menggapai gagang pintu dan membukanya.

Hmmm....
Kabut,begitu menghalangi kedua bola mataku tuk nikmati suasana pagi yang masih perawan.Langitpun nampak pekat dan sang surya yang biasa menari-nari bersama kicau burung tak begitu nampak oleh pandanganku.

Ada apa ini...?
Apakah rinduku tentang kesejukan pagi dan segala keindahannya tak boleh kutebus saat ini,padahal telah bertahun-tahun aku meninggalkannya oleh keterlelapanku diatas ranjang bersama mimpi-mimpi indah itu.Aku bosan bermimpi,aku ingin segera menikmati kesegaran udara pagi.Akan kucoba kedua kakiku melangkah menyibak kabun yang teramat pekat ini,atau sebaiknya kutunggu dulu sampai sang surya benar-benar mampu berperang mengalahkan siputih pekat ini.

Baiklah...
Aku akan bersabar menunggunya,dan kucoba isi waktuku dengan menyeduh secangkir kopi hitam yang tak terlalu manis dan kujejalkan sepotong roti tuk mengganjal perutku yang mulai menyanyikan irama-irama tak mengenakan suasana pagi.

Tik
tak
tik
tak...

Terus kupandangi jam dinding disudut ruanganku,hampir enam puluh menit kutunggu pagi yang penuh cahaya akan segera datang.Namun sang surya masih sibuk melawan kepekatan sang kabut yang tak mau begitu saja meninggalkan pagiku.Aku akan menunggunya dan akan kuatur nafasku dan kupulihkan tenagaku tuk segera menyusuri indahnya hariku seusai kabut meninggalkan pagiku bersama mimpi-mimpiku yang dulu.

*************


by
boil

2 komentar: